Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
0

Ibra Membuat Seedorf Bahagia

Milanisti Zone Jumat, 17 September 2010

Gelandang Milan Clarence Seedorf memuji rekan satu tim barunya Zlatan Ibrahimovic setelah penampilan bintang asal Swedia itu melawan Auxerre di Liga Champions hari Rabu malam. Ibra' mencetak kedua gol Rossoneri di San Siro sebagai raksasa Italia yang memulai petualangan Eropanya dengan kemenangan.

Berbicara setelah pertandingan, veteran Belanda itu mengekspresikan kekagumannya pada mantan pemain Inter dan Juventus itu.

"Di babak kedua, kami melakukan pergerakan lebih baik dan membuat ruang yang kami butuhkan," ujar Seedorf pada Uefa.com.

"Ketika bola tidak mencapai para penyerang, mereka akan datang untuk membuka ruang. Kami punya pemain berkualitas yang dapat membuat perbedaan, dan saya senang mereka melakukannya malam ini."

"Aku senang ketika Ibra memutuskan menendang langsung. Dia akan lebih baik, karena kami berdua hanya melakukan sesi latihan satu kali selama ini, maka kami masih butuh mengenal satu sama lain, kapan harus mundur, kapan harus maju."

Akhir pekan ini keduanya tampak akan diturunkan kembali oleh Allegri ketika menjamu Catania di San Siro.
0

Allegri Ingin Duet Boateng-Flamini

Milanisti Zone

Massimiliano Allegri sedang mempertimbangkan untuk melakukan penyegaran di lini tengah Rossoneri untuk meningkatkan keseimbangan tim. Sang pelatih sekali lagi memilih starting line-up dengan pemain berumur seperti Massimo Ambrosini, Andrea Pirlo dan Clarence Seedorf. Namun kemudian ketika Ambro cedera dan digantikan Kevin-Prince Boateng, pertandingan menjadi terlihat berbeda.

"Dia pemain yeng memberikan kami kekuatan, dia masih muda dan pembelian yang bagus bagi Milan," ujar Allegri pada akhir pertandingan melawan Auxerre hari Rabu malam lalu tentang pemain internasional Ghana itu.

Seedorf dan Ambrosini merupakan pilihan utama pada masa lalu, dan kini tampaknya Allegri sedang mempertimbangkan untuk menduetkan Boateng dan Mathieu Flamini bersama Andrea Pirlo dalam formasi 4-3-3 atau tanpa Pirlo dalam 4-2-3-1.

Boateng dan Flamini banyak berlari dan bekerja keras dalam menyerang maupun bertahan. Sayangnya pemain asal Prancis itu masih cedera dan situasinya belum diketahui. Untuk pertandingan melawan Catania hari Sabtu nanti, ketiga pemain itu tampaknya akan dimainkan sejak awal di lini tengah, Boateng, Pirlo dan Seedorf dibelakang Robinho, Ibrahimovic, dan Ronaldinho, karena Ambrosini dan Alexandre Pato cedera.
0

Milan Bidik Bek Jerman

Milanisti Zone

Sadar kelemahannya di lini belakang, bek asal Jerman CHRISTIAN TRASCH kini menjadi buruan teranyar Rossoneri. Milan kini sedang mengintai bek asal klub Jerman, Stuttgart, yang juga dapat bermain sebagai gelandang, Trasch.

Rentannya kondisi Alessandro Nesta memang membuat Milan berpikir dua kali untuk mempertahankan komposisi pemain belakang. Kelemahan musim lalu ketika Nesta absen cukup lama membuat Milan kepayahan melanjutkan sisa musim.

Kini mereka mencari kembali darah segar, dan kedatangan pemain baru Stuttgart, Sebastián Coates, membuat bek 23 tahun incaran raksasa Italia itu tampak memungkinkan untuk digaet. Sang pemain muda yang punya dua cap di tim nasional inti Jerman itu, dikabarkan bernilai  €6 juta, dan kontraknya di Jerman berakhir musim 2012. Trasch telah mencetak 49 penampilan resmi dalam rekornya bersama Stuttgart, sejak tahun 2008.
0

Pato & Ambrosini Cedera

Milanisti Zone Kamis, 16 September 2010

Milan mengkonfirmasi cederanya Alexandre Pato (cedera otot) dan Massimo Ambrosini (lutut) dalam laga Liga Champions semalam. Milan menaruh perhatiannya bagi Alexandre Pato dan Massimo Ambrosini setelah keduanya berpotensi cedera serius dalam pertandingan melawan Auxerre dengan kemenangan 2-0 hari Rabu malam.

Mauro Tassotti, asisten pelatih klub mengakui tipe cedera dari kedua pemain, dan mereka akan butuh tes lanjutan untuk mengetahui lama waktu pemulihannya.

"Pato tampaknya bermasalah dengan ototnya dan kami akan menganalisanya. Untuk  Ambrosini itu tampaknya cedera lama di lututnya. Dia juga akan dianalisa," ujar Tassotti pada Milan Channel.

Ini bukan berita bagus untuk Milan, yang akan kehilangan kapten yang berpengaruh. Sementara Pato yang juga mengalami masalah otot musim lalu, membuatnya harus absen dalam jangka waktu yang lama. Il Corriere dello Sport melaporkan bahwa pemain muda Brasil itu bisa absen sebulan, namun kabar ini belum dikonfirmasi resmi oleh pihak klub.

Di pertandingan itu, Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol melawan Auxerre untuk meyakinkan Milan sebagai respon terhadap kritik penampilan buruknya melawan Cesena akhir pekan lalu.
0

Butuh Kerja Keras

Milanisti Zone

Striker Milan Robinho menyadari apa yang harus dia lakukan untuk mendapat tempat starting XI bersama Rossoneri. Bintang Milan Robinho mengakhui dirinya sangat emosional ketika melakoni debutnya bersama Rossoneri di Liga Champions melawan Auxerre. Namun pemain Brasil itu juga menyadari dirinya harus melanjutkan kerja kerasnya untuk meraih dan mempertahankan posisi starting XI.

"Ini malam yang emosional," ujar Robinho pada Sky Sport setelah pertandingan. "Ini juga malam yang spektakuler."

"Aku harus melanjutkan kerja kerasku jika ingin meraih tempat starting XI di Milan. Untuk saat ini saya sudah puas dengan peranku."

Mantan pemain Santos itu tidak masalah akan bermain bersama Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato dan Ronaldinho dalam satu lapangan.

"Semua bermain bersama itu mungkin, namun itu akan bergantung keputusan pelatih pada akhirnya," pungkas sang pemain Brasil itu.
0

Temukan Keseimbangan

Milanisti Zone

Seperti diungkapkan pelatih Massimiliano Allegri, AC Milan akan melanjutkan pekerjaannya hingga mereka dapat menemukan keseimbangan permainan yang tepat. Raksasa Italia itu meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas wakil Prancis Auxerre di babak grup Liga Champions pada hari Rabu malam, namun sang bos mengingatkan terhadap dua pemain seperti Robinho dan Kevin-Prince Boateng bahwa mereka harus sabar.

"Kami masih bekerja keras mencari keseimbangan di tim ini, khususnya pada dua pemain baru yang datang di akhir-akhir bursa.," ujarnya pada Sky Italia.

"Sangat penting kami punya semangat berkorban yang besar dari masing-masing pemain. Dengan teknik kami miliki, dengan gerakan yang tepat, kami dapat menyakiti siapapun."

"Boateng sangat dinamis, pemain kuat dengan teknik yang hebat dan dia nyaman bertanding. Dia masih muda dan oleh karenanya merupakan pembelian penting bagi Milan."

"Robinho harus bekerja untuk memulihkan kondisi fisiknya, namun dia alternatif sempurna untuk Alexandre Pato."
0

Seedorf Puji Allegri

Milanisti Zone

Gelandang Milan Clarence Seedorf memuji kerja keras sang pelatih Massimiliano Allegri yang telah mempersiapkannya melawan Auxerre di Liga Champions. Il Diavoli mempu menaklukkan tim Prancis 2-0 dengan dua gol Zlatan Ibrahimovic.

"Allegri seorang pelatih yang sangat terencana. Dia punya visi yang jelas bagaimana seharusnya bermain," ujar pemain asal Belanda itu pada Sport.it setelag laga. "Apa yang kita butuhkan adalah waktu bersama, bekerja dalam gagasannya."

"Kami paham tidak setiap pertandingan dapat bermain dalam level sangat tinggi, namun rapport dengan Allegri baik dan dia melakukan pekerjaan sempurna."

Seedorf kemudian membahas pertandingan itu sendiri.

"Di babak pertama, kami bermain dalam tempo tinggi. Mereka terlihat segar, dan menekan di sepanjang area. Kami hanya ada satu kakhawatidan, namun mampu menguasai sepanjang sisa pertandingan."

"Kami bermain lebih cepat, namun Auxerre tidak mengijinkannya. Di babak kedua kami bisa membawa bola lebih kedalam. Ruang mulai terbuka, dan kualitas pemain kami membuat perbedaannya," pungkasnya.
0

Boateng Senang Dengan Debutnya

Milanisti Zone

Pemain baru AC Milan Kevin-Prince Boateng sangat senang setelah melakoni debutnya di Liga Champions untuk klubnya.

Pemain Ghana kelahiran Jerman itu memasuki lapangan pada menit ke-15 menggantikan Ambrosini yang cedera ketika melawan Auxerre di babak grup Liga Champions, dan meski diakuinya sulit, dia merasa telah melakukan hal yang baik untuk klub barunya.

"Sangat sulit bagiku, karena aku masuk dan tidak sempat pemanasan. Di sepakbola itu biasa, dan kurasa aku melakukannya dengan baik," katanya.

"Aku hanya mencoba melakukan yang terbaik dan membantu tim, setelah kalah akhir pekan lalu dan harus menunjukkan hasil bagus dan bermain sepakbola yang bagus."

"Banyak persaingan di posisi gelandang, maka aku harus tetap bekerja dan berharap untuk akhir pekan nanti."
0

Ibra Beri Allegri Debut Manis

Milanisti Zone

Ibrahimovic menunjukkan kualitasnya, setelah memborong dua gol kemenangan Milan atas Auxerre pada babak grup Liga Champions di Stadion San Siro. Milan mengawali pertandingan dengan komposisi yang sedikit berbeda dengan ketika menghadapi Cesena. Seedorf dan Nesta kembali mengisi posisinya masing-masing.

Meski demikian Rossoneri mengawali pertandingan dengan sedikit kesulitan. Bayang-bayang kegagalan seperti melawan Cesena mulai muncul, untungnya Allegri segera menyadarinya. Boateng dimasukkan menggantikan Ambrosini pada menit ke-16. Babak pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat 0-0. Babak kedua Milan mulai menggebrak, dalam sebuah serangan Pato nyaris meneruskan umpan crossing Ronaldinho menjadi gol. Namun sayang tembakan tipisnya masih mampu diselamatkan Sorin.

Menit ke-54, untuk merubah variasi serangan Allegri memasukkan Robinho dengan menarik Pato. Sepuluh menit kemudian hasilnya mulai terlihat. Boateng yang terlihat jauh lebih kuat dari sang kapten baik menyerang maupun bertahan, mampu merubah arah bola dari umpan crossing Ronaldinho. Ibrahimovic dengan sigap langsung menceploskan bola ke gawang Auxerre.

Setelah itu Il Diavolo seperti diatas angin. Mereka benar-benar menikmati pertandingan dengan menguasai sebagian besar bola. Menit ke-69, melalui serangan balik yang dipimpin Ronaldinho, Milan menambah gol keduanya. Ibrahimovic melakukan tendangan first time dari assist Ronaldinho, yang membuktikan kapasitasnya.

Hingga pertandingan berakhir, Rossoneri tetap unggul 2-0, demikian pula dengan Real Madrid yang menang atas AJAX dengan skor yang sama. Dengan demikian Madrid dan Milan kini memimpin Grup D dengan jumlah poin yang sama.
0

Ibrahimovic dan Robinho Bukan Segalanya

Milanisti Zone Senin, 13 September 2010

Apakah kedatangan Ibrahimovic dan Robinho akan membuat milan menjadi superior? Banyak pengamat yang mengatakan Milan akan memliki lini depan yang tangguh musim ini dengan kedatangan mereka, tapi menurut saya semua itu tidak sepenuhnya benar. Pergerakan Milan di bursa transfer tahap awal ini terbilang mengejutkan. Awalnya Milan hanya membeli pemain-pemain yang dibilang "kelas dua" dan hal itu membuat milanisti kesal dengan para petinggi Milan. Tapi hal itu berubah setelah Milan mendatangkan Ibra dan Robinho.
 
Menurut saya Milan lebih baik di tahun ini karena mereka melakukan peremajaan di skuad mereka, bukan sepenuhnya karena Ibrahimovic dan Robinho. Antusiasme akan kedatangan mereka memang luar biasa, tapi pertanyaannya, apakah mereka bisa menyatu dengan gaya permainan milan??

Kita analisa pertanyaan diatas. Mulai dari Ibrahimovic, tak dipungkiri pemain ini sangat sukses di Italia bersama Juventus dan Inter Milan, tapi apakah gaya Juve dan Inter sama dengan Milan? Lihat pemain-pemain yang sukses bersama Milan, mereka semua adalah maestro yang bisa memainkan bola di lapangan tapi juga memberikan bola kepada teman dan percaya, seperti Seedorf, Pirlo, Kaka dan Shevchenko. Kekompakan adalah nomor satu di Milan sesudah itu baru skill, Juve dan Inter jelas bukan Milan. Menurut saya Juve dan Inter jauh dari kata "bermain cantik". Setelah dari Inter Ibra ke Barcelona, tim yang saat ini mempunyai kekompakan bermain melebihi Milan dan selalu bermain cantik dari kaki ke kaki khas Spanyol. Dan bagaimana nasib Ibra disana? Hanya satu tahun ia bermain di klub Catalan tersebut sebelum akhirnya tahun ini pindah ke Milan.

Lalu Robinho. Menurut saya Robinho akan lebih nyetel di Milan ketimbang Ibrahimovic. Robinho adalah pemain spesial yang bisa bermain baik saat lingkungan di sekitar klub membuat ia senang. Binho bisa bermain hebat di Milan karena faktor Brzilian Player. Di Milan ada Thiago Silva, Pato dan Ronaldinho yang bisa membuatnya cepat beradaptasi. Tidak seperti Manchaster City klub lamanya yang cenderung kaku, Milan adalah klub yang memiliki rasa persaudaraan yang erat. Tapi pertanyaannya, mampukah Robinho beradaptasi dengan cepat? Italia bukan lah liga yang mudah. Kita liat bagaimana Gourchuff di lepas Milan  karena dianggap tidak nyetel ke Bordeaux dan selepas dari itu Gourchuff menjadi bintang disana, padahal pada saat itu Gorchuff di gadang-gadang sebagai pengganti Kaka'. Tekhnik tinggi bukan jaminan berada di Milan, tapi pemain yang memiliki visi bermainlah yang mampu bersinar. Apakah Robinho dan Ibrahimovic bisa menjadi bintang? Kita lihat saja, yang jelas kedua pemain di atas bukan jaminan Milan akan merebut semua gelar.

Melihat ulasan di atas, sudah jelas, Ibra dan Binho harus segera melepas fikiran mereka bahwa mereka bintang yang bisa mempersembahkan gelar dengan mudah. Lihat saja hasil di matchday kedua Serie-A, Milan di cukur tim promosi Cessena 2-0 meskipun ada Ibra disana. Mereka berdua harus bermain kolektif bila ingin sukses di Milan.  Memang butuh waktu untuk itu, tapi bila Ibra dan Binho tak bisa menyatu dengan gaya Milan, bukan tidak mungkin transfer kedua pemain itu akan menjadi sia-sia.
0

Milan Bisa Menangkan Segalanya

Milanisti Zone

Meski sudah tampil bersama Rossoneri dan kalah, ZLATAN IBRAHIMOVIC masih yakin Milan dapat memenangkan segalanya. Debut Ibra sangat berbeda dari yang diperkirakan, ketika Cesena membungkam ’ Rossoneri 2-0, dan pemain Swedia itu gagal menciptakan penalti.

Meski demikian, mantan pemain Barcelona berusia 28 tahun itu meyakini bahwa Milan masih merupakn tim yang punya kekuatan untuk memenangkan gelar musim ini.

"Selamat untuk Cesena, mereka punya dua peluang dan gol. Kami juga punya banyak peluang tapi wasit membatalkannya. Kami punya banya kesempatan tapi tak mampu mewujudkannya."

"Pertandingan pertama adalah menemukan kebersamaan, masa depan akan lebih baik. Musim masih panjang, kami masih dapat memenangkan segalanya, kami hanya kehilangan tiga poin. Hari Rabu ini kami akan malakukan segalanya untuk menang."

Di sisi lain, Silvio Berlusconi menyalahkan wasit, "Saya berteriak 'Forza Milan' kemarin, namun itu menjadi buruk. Lupakan, ini biasa terjadi di sepakbola. Milan tidak beruntung, meski saya merasa wasit membatalkan tiga peluang gol bagus kami."
0

Berlusconi: Milan Tidak Beruntung

Milanisti Zone

Pemilik AC Milan, Silvio Berlusconi, menyalahkan wasit atas kekalahan timya 0-2 dari klub promosi, Cesena, Sabtu (11/9) malam WIB.

Pada pertandingan itu Milan memang tampil impresif. Bahkan Pato sempat mencetak dua gol. Sayangnya kedua gol itu dianulir wasit lantaran off-side dan tertangkap melakukan pelanggaran sebelum mencetak gol.

"Saya akan mengatakan 'Forza Milan' saat itu, tapi semuanya berubah menjadi buruk. Tapi tidak mengapa karena semua hal-hal seperti itu biasa terjadi di sepak bola. Milan memang tidak beruntung, walaupun saya pikir wasit menganulir tiga gol yang sangat indah," ujar Berlusconi, seperti yang dikutip Footballitalia.

Pada pertandingan itu, wasit memang terlihat sering mengambil beberapa keputusan salah. Beberapa kali wasit menaikkan bedera tanda off-side di saat-saat yang tidak tepat. Tercatat wasit mengangkat bendera tanda off-side sebanyak tujuh kali untuk milan dan satu lagi untuk Cesena sepanjang pertandingan.

sumber: http://bolanews.com
0

Silva Janji Berbeda

Milanisti Zone

Para pemain Milan sangat kecewa dengan kekalahan atas CESENA, tak terkecuali THIAGO SILVA. Namun dia berjanji Milan akan beda hari Rabu ini. Rabu,15/09 ini, Milan akan menghadapai Auxerre di San Siro dalam pertandingan pertama babak grup Liga Champions 2010. Setelah takluk dari Cesena, Rossoneri harus kembali bangkit untuk meraih hasil positif di Eropa.

Silva, yang cedera pada pertandingan itu mengungkapkan dirinya akan pulih cepat dan dapat tampil pada hari Rabu dalam sebuah tim yang berbeda.

"Aku merasakan sakit pada kaki kananku setelah sprint, diakhir babak pertama, sehingga aku memutuskan untuk diganti, karena kami punya pertandingan sangat penting di Liga Champions hari Rabu," ujarnya seperti dikutip website resmi Milan.

Tentang pertandingan semalam, pemain 25 tahun itu mengungkapkan bahwa ada kecenderungan timnya terlalu percaya diri.

"Menurutku, kami memulai hari ini dengan pendekatan yang salah, karena kami mungkin terlalu percaya diri. Kami harus merubah sikap kami untuk menang."

"Sangat disayangkan kami kalah. Aku kecewa, karena kami seharusnya punya malam yang hebat."

"Kami juga tidak beruntung, karena Pato punya dua peluang gol, sementara Ibra gagal penalti. Kuharap, hari Rabu malam akan berbeda," tutupnya.
0

Duo Veteran Kembali

Milanisti Zone Minggu, 12 September 2010

AC MILAN punya berita baik seiring kembalinya duo veteran mereka Alessandro Nesta dan Clarence Seedorf. Defender Nesta (34) dan gelandang Seedorf (34), yang absen ketika Rossoneri dipermalukan oleh A.C. Cesena, akan siap untuk kembali pertengahan minggu ini.

Milan akan bejumpa dengan AJ Auxerre pada hari Rabu malam saat leg pertama Liga Champions fase grup, dan hari ini saat sesi latihan, bersama anggota tim yang lain, juga ada Nesta dan Seedorf. Namun demikian, masih belum diketahui apakah Thiago Silva akan pulih untuk pertandingan tersebut atau tidak. Dalam pengumuman resmi yang dirilis website resmi Milan, kondisi bek Brasil itu masih menunggu hasil analisa satu hari kedepan.

"Defender Rossoneri ditarik keluar selama pertandingan melawan Cesena karena masalah paha dan kondisinya akan dievaluasi dalam 24 jam kedepan."
0

Allegri: Kerja Sama Tim Harus Diperbaiki

Milanisti Zone

Massimiliano Allegri seperti kehabisan kata-kata untuk menemukan sesuatu yang positif setelah kekalahan mengejutkan Milan atas  Cesena. Setalah melihat kedatangan Milan yang begitu high profile untuk membuat perbedaan, justru kalah pada tim newcomers Serie A, Cesena, pelatih Massimiliano Allegri menyalahkan kurangnya kerjasama pada hasil itu.

"Sangat sulit mencari hal positif semalam," ujarnya pada SkySport.

"Kami memulai dengan cerah pada awal kedua babak. Sayangnya pada level ini, anda tidak dapat mengatasi counter-attack seperti yang kami alami pada gol kedua."

"Tidak ada sesuatu yang mudah dalam persepakbolaan Italia, dan Cesena telah membuktikan kualitas mereka di partai pembuka melawan Roma."

"Untuk menang dan bersaing mendapat gelar anda tidak dapat bermain dengan sikap yang kita perlihatkan di luar sana. Kami harus belajar berjuang disetiap bola dan berkorban lebih," tekannya.

Sang pelatih menuntut apakah timnya benar-benar penantang untuk meraih Scudetto, melihat penampilan mereka yang kurang bersemangat.

"Kami berada di depan Inter empat hari yang lalu, namun dalam cahaya yang sama kami tidak di belakang mereka kini. Namun, jika kami tidak mulai bermain secara tim, kami akan kesulitan mendapatkan kembali jalur kemenangan," pungkas Allegri.
0

Masa Depan Milan

Milanisti Zone
1. Alexandre Pato














Nama Lengkap: Alexandre Rodrigues da Silva.
Lahir: Pato Branco, Parana, Brazil, 2 September 1989.
Tinggi: 1,79 m
Posisi: Striker

Pemuda berumur 21 tahun ini diyakini akan memimpin Milan dan menjadi ikon dalam 3-4 tahun mendatang. Saat ini pun Pato sudah termasuk striker yang memiliki kelas di atas rata-rata dari pemain lain seumurannya. Bila Milan tidak melepas Pato ke klub lain, bukan tidak mungkin Pato akan membawa Milan menjadi klub yang disegani kembali di Eropa dan dunia.

2. Ignazio Abate

Nama Lengkap: Ignazio Abate.
Lahir: Sant' Agata de' Goti, Italia 12 November 1986.
Tinggi: 1,80 m
Posisi: Sayap, Bek

Pemain berusia 23 tahun ini adalah produk asli Milan. Abate sempat di pinjamkan ke Napoli, Sampdoria, Piacenza dan Modena, lalu Milan melepasnya ke Torino dengan kepemilikan bersama. Melihat penampilannya yang impresif bersama Torino, Milan menariknya lagi pada Juni 2009. Adalah Leonardo, pelatih Milan tahun lalu yang membuat namanya akrab di telinga Milanisti saat ini. Kelebihan utama Abate adalah ia bisa bermain di posisi sayap di sektor tengah atau depan dan juga sebagai bek sayap. Abate memiliki shooting yang keras dan tampaknya ia bisa menjadi pelapis yang bagus di tahun ini dan mungkin akan menjadi starter di tahun-tahun berikutnya.

3. Alexander Merkel

Nama Lengkap: Alexander Merkel.
Lahir: Perwomaisk, Kazakhstan, 22 Februari 1992.
Tinggi: 1,77 m
Posisi: Gelandang

Merkel adalah pemain primavera Milan yang bersinar di tahun 2010 ini. Masih berumur 18 tahun tetapi mampu menyita perhatian Milanisti saat di ikut sertakan dalam pertandingan uji coba Milan di tahun 2010 ini. Banyak Milanisti yang menyukai gayanya memegang bola dan berpendapat Merkel akan menjadi kekuatan yang tangguh di lini tengah Milan di masa yang akan datang. Tentu saja dengan catatan Milan memberikannya kesempatan bermain di level senior.  So, jangan siakan kesempatan ini Milan!




4. Simone Verdi

Nama Lengkap: Simone Verdi.
Lahir: Broni, Italia, 12 Juli 1992.
Tinggi: 1,71 m
Posisi: Second Striker/ Winger

Verdi adalah salah satu pemain primavera yang bersinar di tahun 2010 ini selain Merkel. Ia juga dibawa Allegri dalam Pre-Season Milan tahun ini. Pemain yang telah bergabung di Junior Milan sejak usia 11 tahun ini memiliki pergerakan yang lincah dan kecepatan yang mengingatkan kita kepada shevchenko pada saat masih bersinar bersama Milan, walaupun memang Verdi masih memiliki kemampuan shoot akurasi yang belum memuaskan, akan tetapi dengan usianya yang masih 18 tahun, semua itu masih bisa berkembang.




5. Giacomo Berreta

Nama Lengkap: Giacomo Beretta.
Lahir: Italia, 14 Maret 1992.
Tinggi: 1,75 m
Posisi: Striker

Banyak Milanisti yang percaya Beretta memiliki skill yang sudah bagus dari pemain seusianya apalagi ia masih berumur 18 tahun. Beretta juga di bawa Milan di Pre-Season tahun ini dan bermain pada saat menghadapi Arsenal. Dengan kemampuan sekarang, bila Milan tidak melepasnya, bukan tidak mungkin dalam 2-3 tahun mendatang Beretta akan menjadi pemain Milan yang di andalkan.






6. Rodney Strasser

Nama Lengkap: Rodney Strasser.
Lahir: Free Town, Siera Leone, 30 Maret 1990.
Tinggi: 1,78 m
Posisi: Gelandang

Stasser adalah gelandang pekerja keras yang mungkin memiliki tipe permainan seperti Seedorf. Saat ini Strasser pun menjadi penghuni tim cadangan Milan. Para milanisti pasti banyak yang setuju, dengan adanya Merkel dan Strasser di lini tengah, akan membuat Milan menghemat biaya transfer, bisa dikatakan, saat ini Milan hanya minim pemain belakang masa depan.


0

Mimpi Montelongo Jadi Kenyataan

Milanisti Zone Sabtu, 11 September 2010

Bruno Montelongo menungkapkan bahwa mimpinya untuk bisa bermain bagi AC Milan menjadi kenyataan. Tidak banyak yang tahu tentang pemain baru Rossoneri Bruno Montelongo yang datang dengan status pinjaman dengan opsi beli dari Club Atlético River Plate (Montevideo).

Berbicara pada Sky Sport 24, bek kanan berusia 22 tahun itu mengatakan, "Aku adalah full-back yang bagus, yang dapat mencetak beberapa gol juga, dari kanan."

"Bagiku merupakan sebuah impian berada di sini, dengan para pemain seperti Ibra, Dinho, Robinho, semuanya adalah kelas dunia. Aku punya peruntungan ada di sini, aku sangat puas. Aku harus mengembangkan diri dalam hal fisik dan juga serangan."

"Idolaku? Aku punya banyak idola, tapi kurasa Cafu adalah fullback terbaik."

Saat ini, Daniele Bonera merupakan pilihan utama Massimiliano Allegri. Sang pemain muda ini kemungkinan akan menjalani debutnya melawan Cesena dan Catania minggu depan di Serie A.
0

Seedorf Hengkang?

Milanisti Zone

Pemain veteran Milan, Clarence Seedorf kemungkinan akan meninggalkan Rossoneri dalam bursa transfer mendatang. Menurut berbagai laporan, gelandang Milan asal Belanda, Seedorf sedang mempertimbangkan untuk meninggalkan Milanello pada bulan Januari, setelah kehilangan posisinya di starting line-up untuk pemain yang lebih muda.

Sang pemain telah dihubung-hubungkan dengan Los Angeles Galaxy, New York Red Bulls dan Al-Ahli setelah dia telah memberi sinyal untuk bermain di Amerika Serikat. Seedorf adalah salah satu pemain terbaik Milan selama pra-musim, dan dia masih punya sesuatu untuk dilakukan. Namun demikian dia mengatakan dirinya siap hengkang setelah bermain melawan mantan klubnya Real Madrid dan Ajax di babak grup Liga Champions.

Pemain berusia 34 tahun itu bergabung dengan Milan pada 2002 dari Inter Milan dan menjadi pemain kunci, dengan rekor 41 gol dari 252 pertandingan
0

Andrea Poli pengganti Andrea Pirlo

Milanisti Zone

Sebuah laporan dari Italia menyebutkan bahwa AC MILAN akan mencoba mendatangkan pengganti Pirlo, Andrea Poli, pada bulan Januari. Direktur Sampdoria Sergio Gasparin mengakui bahwa Poli sangat diminati dua klub dari kota Milan. Sang gelandang digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik di Italia dalam beberapa tahun terakhir, dan Milan mencoba untuk mendatangkannya.

Il Samp sudah tidak bermain di Liga Champions, dan meski mereka tidak ingin menjual sang pemain, namun kemungkinan mereka harus menjualnya, karena si pemain muda itu ingin bermain di level Eropa. Di bawah asuhan Luigi Del Neri, pemain 20 tahun itu selalu berman reguler di Sampdoria, dan menunjukkan kemampuan yang hebat. Karena keahliannya itu dia bahkan diprediksi sebagai suksesor Andrea Pirlo.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri memilih Poli sebagai galandang U-21 terbaik saat ini, dan mereka berharap mendatangkan sang pemain pada bursa transfer musim dingin nanti. Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti juga tertarik padanya.
0

Gaji Robinho di potong 50%

Milanisti Zone

Kepindahan Robinho dari Man.City ke Milan dianggap beberapa pengamat sebagai transfer yang fantastis. Kini Rossoneri dinilai mempunyai lini depan yang menakutkan. Kendati demikian, kepindahan bintang Brasil itu meninggalkan sekelumit cerita. Kepada media, striker 26 tahun itu mengungkapkan kegalauan hatinya selama di Manchester City.

Dia dinilai begitu putus asa ketika pindah ke Milanello, dengan menyepakati nilai paket gaji yang hanya bernilai separuhnya dari £160.000 per minggu di Manchester City, menurut Daily Mail. Robinho dan striker Barcelona Zlatan Ibrahimovic menyelesaikan kepindahan mereka yang menyedot perhatian, ketika  Rossoneri tampak sedang memperkuat squad mereka. Pemain Brasil itu begitu digembar-gemborkan ketika pindah ke Inggris, dengan memecahkan rekor transfer di negara The Three Lions saat mengukir kepindahan  £32,5 juta ke City. Namun setelah itu karirnya nyaris hancur.

Setelah menghabiskan separuh musim dengan status pinjaman di Santos, Robinho putus asa untuk kembali ke Eastlands. Meski kemudian Milan hanya menawarinya £80.000 per minggu, dia terlihat lebih bahagia ketika menandatangani kontraknya.
Minggu, 19 September 2010
Pertandingan Berikutnya:
Milan vs Catania
 
Copyright 2010 Milanisti Zone